HELLO SELF :)
Thanks to being my best shoulder that i have, to being my strong smile that i can, to being my heart to always loving everybody, to being my mouth to didn't telling every pain u get, every struggle u did, every sadness u have. Hope u always develop to be the strong more and warm person.
Intan, ur mom given tihs name with hopeness u will be the strong people, bright, noble, wake, smart, holy, and full of happiness. Your name is real dua for you, do you like this name? I really like and gratefull to Allah was meet me with the good person ever i knew, my mom.
Tan, terimakasih sudah berjuang sejauh ini dan melewati semua ini. Terimakasih sudah menjadi 2 kepribadian yang dapat saling melengkapi diri ini, si optimis dan si pesismis. Terimakasih sudah berani mengambil keputusan dengan risiko kehilangan sebagian dari kebahagiaanmu. Terimakasih sudah menjadi kuat menghadapi badai yang kian kesana kemari menghampiri. Dirimu ada untuk diajak bersahabat bukan disalahkan dan dicaci maki ketika kau merasa sulit, lemah, dan tak memiliki siapapun.
18 tahun sudah di bumi, diberikan nikmat, diberi kesempatan bertaubat dan berbuat baik, dipertemukan dengan beragam macam makhluk dan alam semesta tapi masih belum bisa memberikan kemampuan untuk berkontribusi nyata bagi planetini. Berjutajuta waktu sudah terlewat namun masih saja belum bisa menjadi pribadi yang diharapkan dan dibutuhkan orang banyak. Entah angka umur itu akan berhenti diangka keberapa, tetaplah berusaha dan ikhlas atas segala kesempatan dan pilihan yang telah diambil.
Hidup mulia atau mati syahid ketika nisan itu nanti sudah diletakkan ditanah, ingin dikenal sebagai siapakah dirimu? Orang yang bahagia dan memberikan kebahagiaan, dikenal dan dibutuhkan orang banyak dalam hal kebaikan, beauty women with keep fighting, mandiri, positive energy, brave, smart, solehah, hafidzah, adil and warm. Teruslah berjuang mewujudkannya, kau punya Sang Pemilik Semesta maka kunfayyakun ketidakmungkinan itu dapat menjadi hal yang tak disangka-sangka.
Memilih berdamai dengan diri sendiri dan mendekatkan diri dengan Sang Pencipta menurutku adalah pilihan yang tepat untuk mendapatkan ketentraman hidup. Aku merasakan ketenangan yang luar biasa ketika diri ini benar-benar ikhlas menyerahkan segala takdir pada Tuhan, dengan usaha terbaik tentunya . Sifat emosi, keras, kecewa, egois, sombong, iri selalu mengkelabukan hati ini menjadi gundah, namun kini terasa berbeda. Yaaa mulai terkikis perlahan.
Namun bukan hal yang mustahil jika badai itu tetap datang, bahkan bisa jadi badai itu lebih kencang dan menggoyahkan. Tetap saja diri ini harus berpegangan pada batang kokoh, bukan lagi dengan ranting. Dengarkanlah segala nasihat yang datang, cobalah menjadi haus akan ilmu serta pengalaman, tetapkanlah prinsip yang kuat untuk dijadikan kiblat, bersahabatlah dengan lingkungan sekitarmu, jadilah pribadi yang membanggakan. Kau menyayangi dirimu dan semoga Tuhan juga begitu padamu.
Tan, gakcukup sampai disini dan begini. Teruslah mencari titik-titik keajaiban dihidup ini. Tuhan sudah mempersiapkan segalanya di lahul mahfudz mu yang kian kan terlewati sedikit demi sedikit, yang kian menjadikanmu penuh dengan cerita kehidupan yang terrahasiakan. Berdoalah dan hanya kepada Tuhan mu lah kamu berharap.
With love, ur self
#CMIIW

uwuww
BalasHapus